KOMUNIKASI SUKU BATAK KUNO DAN MODERN DALAM FILM NGERI-NGERI SEDAP (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Fadhilah, Alfiyyah Nur (2023) KOMUNIKASI SUKU BATAK KUNO DAN MODERN DALAM FILM NGERI-NGERI SEDAP (Analisis Semiotika Roland Barthes). Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (782kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (579kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (598kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (519kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (388kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (616kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Fenomena budaya dalam film berjudul “Ngeri-ngeri Sedap” muncul sebagai pertanda era kebangkitan industri kreatif di bidang perfilman di Indonesia yang sempat terdampak pandemi Covid-19. Film drama berlatarbelakang keluarga Batak tersebut secara garis besar merepresentasikan budaya Batak yang merupakan subkultur budaya Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami suku Batak Kuno dan Batak Modern dengan menggunakan analisis Semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan miotos yan terkandung dalam film “Ngeri-ngeri Sedap”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualititatif. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan analis film. Data sekunder bersumber dari studi literatur yang berasal dari buku, jurnal, artkiel dan dokumen lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Subyek penelitian ini adalah film yang di dalamnya berupa sejumlah potongan-potongan scene yang mengandung unsur budaya Batak dalam film “Ngeri-ngeri Sedap” yang berdurasi 114 menit dan pesan-pesan yang ingin disampaikan melalui TATA; Teks, Action berupa adegan dalam film, Talks berupa dialog dalam film, warna dan Artefak berupa budaya, pakaian, dan objek-objek yang ada dalam film. Objek penelitian ini adalah komunikasi Suku Batak Kuno dan Modern dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap. Hasil penelitian ini menunjukan pemaknaan denotasi yang terjadi dalam komunikasi Batak kuno dan modern, diantaranya adalah: suku Batak kuno lebih mementingkan adat yang ada di masyarakat dibanding dengan suku Batak modern yang mulai meninggalkan adat dan kebiasaan di masyarakat. Konotasi dalam komunikasi Batak kuno menunjukkan bahwa berbicara keras diartikan sebagai marah atau kasar dalam komunikasi sedangkan komunikasi Batak Modern dalam hal ini berbicara keras diartikan sikap tegas namun tetap menggunakan kalimat yang halus. Makna mitos, komunikasi suku Batak kuno menunjukkan bahwa kain ulos warna merah dianggap sebagai alat atau jimat pelindung agar terhindar dari bahaya sedangkan dalam komunikasi suku Batak modern ulos hanya sebagai benda pakai yang digunakan ketika menghadiri acara pesta adat suku Batak.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing : R. Satria Setya Nugraha, S. Sos., M.I.Kom., dan Prita Suci Nurcandrani, S.Sos., M.Si., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Semiotika Roland Barthes, Makna Denotasi, Makna Konotasi, Mitos, Film Ngeri-Ngeri Sedap
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 20 Mar 2011 22:55
Last Modified: 20 Mar 2011 22:55
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/2413

Actions (login required)

View Item
View Item