UPAYA INFLUENCER DALAM MENJAGA RESILIENSI IDENTITAS KULTURAL BANYUMAS MELALUI DIGITALISASI KISAH SEJARAH DI TIKTOK @JEJAKPAMONG

Ayuby, Solahudin Al (2026) UPAYA INFLUENCER DALAM MENJAGA RESILIENSI IDENTITAS KULTURAL BANYUMAS MELALUI DIGITALISASI KISAH SEJARAH DI TIKTOK @JEJAKPAMONG. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (605kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (486kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (682kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (551kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (955kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (796kB)

Abstract

Perkembangan media digital memberikan peluang sekaligus tantangan dalam pelestarian sejarah dan budaya lokal. Di Kabupaten Banyumas, identitas kultural mulai menghadapi degradasi akibat perubahan sosial, globalisasi, dan dominasi budaya populer di media digital sehingga diperlukan upaya pelestarian yang mampu menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya influencer lokal dalam menjaga resiliensi identitas kultural Banyumas melalui penyampaian kisah sejarah Banyumas pada akun TikTok @jejakpamong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas satu informan kunci dan tiga informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya influencer lokal dilakukan dengan mengemas kisah sejarah Banyumas menjadi konten yang edukatif, komunikatif, dan mudah dipahami sehingga mampu membangun memori kolektif masyarakat. Berdasarkan Teori Memori Kolektif Maurice Halbwachs, pembentukan memori kolektif berlangsung melalui kerangka sosial yang melibatkan influencer lokal, pemerintah, budayawan, akademisi, dan masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya Banyumas. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa influencer lokal memiliki peran strategis sebagai penghubung antarkelompok sosial dalam menjaga resiliensi identitas kultural Banyumas melalui media digital.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Bunga Asriandhini, S.I.Kom., M.A., dan Lingga Angling Wulung, S.I.Kom., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Banyumas TikTok, Identitas Kultural, Memori Kolektif, influencer lokal.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 08 Oct 2026 06:51
Last Modified: 08 Oct 2026 06:51
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3692

Actions (login required)

View Item
View Item