Karunia, Zahra Dwi (2026) KONSTRUKSI MAKNA RITUAL PENANGKAL HUJAN DALAM PERSPEKTIF RITUAL VIEW OF COMMUNICATION PADA INDUSTRI SENI PERTUNJUKAN DI KABUPATEN BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (582kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (486kB)
ABSTRAK.pdf
Download (456kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (715kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (628kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (501kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (913kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (470kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (578kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji konstruksi makna Ritual Penangkal Hujan dalam ekosistem industri seni pertunjukan luar ruangan di Kabupaten Banyumas, menggunakan teori Konstruksi Sosial atas Realitas dari Berger dan Luckmann serta perspektif Ritual View of Communication James W. Carey. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana keyakinan bersama (shared belief) terhadap ritual tersebut terbentuk dan bertahan sebagai realitas sosial objektif melalui tiga tahap dialektika, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, di tengah pengelolaan industri kreatif modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dilaksanakan di Kabupaten Banyumas melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling, meliputi pawang hujan, penyelenggara acara, pelaku seni, dan pihak regulator (Dinporabudpar). Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalisasi keyakinan berlangsung melalui jalur yang berbeda pada tiap kelompok pelaku, mulai dari tindakan askestik dan kontemplatif oleh praktisi ritual, manajemen risiko rasional oleh pelaku industri, hingga pelembagaan resmi oleh regulator. Objektivasi terjadi melalui tipifikasi linguistik, institusionalisasi administratif, dan legitimasi kelembagaan, sehingga ritual bertransformasi dari keyakinan personal menjadi norma sosial industri yang mengikat secara kolektif, bahkan pada individu yang secara pribadi skeptis. Internalisasi berlangsung pada level individual, kolektif, dan kelembagaan, memengaruhi kesadaran para pelaku dalam menjaga kualitas pertunjukan, membangun kepercayaan klien, hingga menempatkan ritual sebagai bagian dari kebijakan budaya daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ritual Penangkal Hujan merupakan mekanisme sosiokultural yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan manajemen risiko industri kreatif modern, sekaligus memperkuat kohesi sosial di tengah ketidakpastian alam.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Rida Purnama Sari, S.Sn., M.M., M.I.Kom., dan Adinna Islah Perwita, S.Tr.I.Kom., M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: konstruksi sosial, ritual penangkal hujan, ritual view of communication, industri seni pertunjukan, Banyumas. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 04:46 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 04:46 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3720 |
