DINAMIKA PERAN LENGGER NARSIH DI SANGGAR NGUDILUWESING SALIRA DALAM TRANSMISI BUDAYA LENGGER BANYUMAS

Utomo, Yogi Dwi (2026) DINAMIKA PERAN LENGGER NARSIH DI SANGGAR NGUDILUWESING SALIRA DALAM TRANSMISI BUDAYA LENGGER BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (588kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (551kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (455kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (558kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (607kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran fungsi Lengger Banyumas dari kesenian ritual menuju hiburan, yang menempatkan Lengger Narsih pada beragam tuntutan peran. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana ekspektasi peran, pelaksanaan peran, dan konflik peran Lengger Narsih dalam proses transmisi budaya Lengger Banyumas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika peran tersebut dengan menggunakan Teori Peran Bruce J. Biddle. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, Informan ditentukan secara purposive, terdiri atas Lengger Narsih sebagai informan utama serta keluarga, budayawan, dan warga Desa Pegalongan sebagai informan pendukung. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi terhadap Lengger Narsih datang dari keluarga, masyarakat, penonton, dan komunitas kebudayaan dengan tuntutan yang beragam; pelaksanaan perannya bertumpu pada rasa (indhang) sebagai penanda identitas sekaligus tantangan pewarisan, sedangkan konflik peran muncul pada tataran pelaksanaan, ekspektasi sosial, dan struktural-kelembagaan yang saling berkaitan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transmisi budaya Lengger Banyumas berlangsung bukan sebagai peristiwa tunggal, melainkan sebagai hasil negosiasi peran yang terus-menerus. Implikasinya, keberlanjutan Lengger Banyumas sangat ditentukan oleh kemampuan pelaku seni mengelola ekspektasi, menjalankan peran, dan menegosiasikan konflik.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Dr. Ade Tuti Turistiati, MIRHRM., dan Rida Purnama Sari, S.Sn., M.M., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: dinamika peran, teori peran, transmisi budaya, Lengger Banyumas, Lengger Narsih
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 08 Oct 2026 09:27
Last Modified: 08 Oct 2026 09:27
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3709

Actions (login required)

View Item
View Item