AlPutri, Kailla Zafania (2026) DILEMA PENGUNGKAPAN DIRI REMAJA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DISFUNGSIONAL DI KECAMATAN SUMBANG. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (742kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (572kB)
ABSTRAK.pdf
Download (640kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (724kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (665kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (807kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (768kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (540kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (650kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Perceraian orang tua membawa perubahan mendasar pada dinamika komunikasi keluarga yang berdampak pada remaja. Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, mencatat angka perceraian tertinggi selama dua tahun berturut-turut (2024–2025), khususnya di Desa Tambaksogra dan Desa Kotayasa. Kondisi tersebut menimbulkan dilema pengungkapan diri pada remaja, yaitu ketegangan antara keinginan untuk terbuka dan kebutuhan menjaga privasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana remaja dalam keluarga disfungsional pasca perceraian mengelola otoritas informasi pribadi, membangun aturan privasi, mengambil keputusan pengungkapan diri, melakukan negosiasi informasi, serta merespons pelanggaran privasi dalam komunikasi dengan orang tua. Penelitian menggunakan Teori Communication Privacy Management oleh Sandra Petronio (2002) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan ditentukan menggunakan teknik snowball sampling dengan melibatkan delapan informan yang terdiri atas enam informan utama dan dua informan pendukung. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber serta analisis model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja mengelola informasi pribadi berdasarkan kualitas hubungan emosional dan tingkat kepercayaan, membangun aturan privasi yang membedakan informasi yang dapat dibagikan dengan yang perlu disimpan, serta mempertimbangkan urgensi informasi dan prediksi respons orang tua sebelum memutuskan untuk terbuka. Pelanggaran privasi mendorong remaja menjadi lebih selektif dalam melakukan pengungkapan diri pada kesempatan berikutnya, tanpa sepenuhnya memutus komunikasi dengan orang tua
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Bunga Asriandhini, S.I.Kom., M.A., dan Rida Purnama Sari, S.Sn., M.M., M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: dilema pengungkapan diri, remaja, perceraian orang tua, Communication Privacy Management |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 03:19 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3628 |
