PERAN KESENIAN BRAEN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI SPIRITUAL DI DESA RAJAWANA, KARANGMONCOL, PURBALINGGA

Khulasoh, Dita Nur (2026) PERAN KESENIAN BRAEN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI SPIRITUAL DI DESA RAJAWANA, KARANGMONCOL, PURBALINGGA. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (696kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (487kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (438kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (687kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (536kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (577kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kesenian Braen merupakan salah satu kesenian tradisional yang masih dilestarikan oleh masyarakat Desa Rajawana, Kabupaten Purbalingga. Selain berfungsi sebagai hiburan, Braen juga berperan sebagai sarana komunikasi spiritual melalui syair-syair yang berisi doa, pujian kepada Allah Swt, serta pesan-pesan moral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kesenian Braen sebagai sarana komunikasi spiritual dalam masyarakat Desa Rajawana menggunakan perspektif Cultural Performance Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kesenian Braen sebagai sarana komunikasi spiritual dapat dipahami melalui empat konsep dalam Cultural Performance Theory, yaitu process, play, poetics, dan power. Aspek process menunjukkan bahwa Braen diwariskan secara turun-temurun melalui keluarga dan keterlibatan masyarakat. Aspek play memperlihatkan bahwa pertunjukan Braen menjadi media interaksi sosial dalam berbagai kegiatan adat maupun keagamaan. Aspek poetics menunjukkan bahwa syair menjadi media utama penyampaian doa, pujian kepada Allah Swt., dan nilai-nilai spiritual, sedangkan rebana berfungsi sebagai pengiring yang memperkuat penyampaian pesan tersebut. Aspek power menunjukkan bahwa Braen berperan dalam mempertahankan nilai budaya, mempererat hubungan sosial, serta meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat. Dengan demikian, kesenian Braen tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga tetap relevan sebagai sarana komunikasi spiritual di tengah masyarakat Desa Rajawana.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Adinna Islah Perwita, S.Tr.I.Kom., M.I.Kom., dan R. Satria Setyanugraha, S.Sos., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Kesenian Braen, Komunikasi Spiritual, Cultural Performance Theory, Syair, Desa Rajawana
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 06 Oct 2026 07:09
Last Modified: 06 Oct 2026 07:09
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3601

Actions (login required)

View Item
View Item