KESENJANGAN REPRESENTASI RUANG PUBLIK DAN PRAKTIK PRIVAT DALAM MASYARAKAT PRODUSEN CIU WLAHAR DI BANYUMAS

Alfatausa, Ali Fikri (2026) KESENJANGAN REPRESENTASI RUANG PUBLIK DAN PRAKTIK PRIVAT DALAM MASYARAKAT PRODUSEN CIU WLAHAR DI BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (664kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (460kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (455kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (868kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (579kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (919kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (469kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesenjangan antara representasi ruang publik dan praktik privat dalam masyarakat produsen minuman tradisional Ciu di Desa Wlahar dan Cikakak, Banyumas, melalui perspektif teori Spiral of Silence yang dikemukakan oleh Elisabeth Noelle-Neumann. Fenomena produksi Ciu yang telah mengakar secara turun-temurun dan menjadi penopang ekonomi masyarakat lokal, seringkali berbenturan dengan opini publik yang dominan di ruang digital dan kebijakan yang memosisikannya sebagai produk negatif. Kesenjangan ini menciptakan dinamika komunikasi yang kompleks, di mana masyarakat produsen harus menavigasi antara praktik sosial sehari-hari dan representasi yang terbentuk di ruang publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi pasif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketakutan akan isolasi sosial mendorong masyarakat produsen untuk melakukan sensor diri (self-censorship), terutama ketika membahas aspek legalitas dan regulasi Ciu. Opini publik yang berkembang sangat dipengaruhi oleh pemberitaan media yang beragam, mulai dari narasi budaya dan ekonomi kreatif hingga isu hukum dan agama. Proses Spiral of Silence terbentuk melalui interaksi antara tekanan sosial, representasi media yang ambivalen, dan persepsi individu terhadap iklim opini. Faktor-faktor seperti legitimasi budaya, dukungan komunitas (paguyuban), dan peran Ciu sebagai sumber mata pencaharian menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat dalam memutuskan untuk menyuarakan atau menyembunyikan pendapatnya.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Dr. Ade Tuti Turistiati, MIRHRM., dan R. Satria Setyanugraha, S.Sos., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Spiral of Silence, Ruang Publik, Opini Publik, Ciu Banyumas, Representasi Media.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 05 Oct 2026 07:06
Last Modified: 05 Oct 2026 07:06
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3564

Actions (login required)

View Item
View Item