Amalia, Zulfiana (2026) PENGALAMAN ANAK DALAM KELUARGA LONG DISTANCE MARRIAGE: PERSPEKTIF KOMUNIKASI INTERPERSONAL DI KECAMATAN KROYA. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (584kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (460kB)
ABSTRAK.pdf
Download (456kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (701kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (562kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (575kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (948kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (470kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (582kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (863kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengalaman anak dalam keluarga Long Distance Marriage (LDM) dari perspektif komunikasi interpersonal di Kecamatan Kroya. Fenomena LDM menyebabkan keterpisahan fisik antara anak dan salah satu orang tua, sehingga memengaruhi pola komunikasi, kedekatan emosional, serta rasa memiliki dalam keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana anak memaknai komunikasi interpersonal dengan orang tua yang tinggal berjauhan, serta bagaimana komunikasi tersebut berperan dalam membentuk ikatan emosional dan mempertahankan rasa kebersamaan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode fenomenologi Moustakas yang meliputi epoche, horizonalization, pengelompokan makna, deskripsi tekstural dan deskripsi structural, serta penyusunan esensi pengalaman (essence). Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dalam keluarga LDM melakukan penyesuaian komunikasi melalui pesan singkat, telepon, dan video call untuk menjaga hubungan dengan orang tua. Temuan penelitian dari asumsi dasar yang mendominasi dalam teori Communicate Bond Belong yang dikembangkan oleh Jeffrey Hall dan Daniel Cochece Davis meliputi adaptasi relasional, prinsip timbal balik, kebutuhan untuk berelasi, konservasi energi sosial, dan efisiensi hubungan sosial. Komunikasi interpersonal dalam keluarga LDM tidak hanya berfungsi sebagai sarana pertukaran pesan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran emosional orang tua bagi anak. Penelitian ini menekankan bahwa komunikasi yang hangat, terbuka, konsisten, dan bermakna sangat penting agar jarak fisik tidak berkembang menjadi jarak emosional dalam keluarga LDM.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Dr. Prita Suci Nurcandrani, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., dan Lingga Angling Wulung, S.I.Kom., M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Long Distance Marriage, Anak, Communicate Bond Belong, Keluarga. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 05:51 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 05:51 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3724 |
