Ramadhani, Ekky Rafly (2026) MANAJEMEN RELASI DALAM KOLABORASI MULTI-STAKEHOLDER PADA PELAKSANAAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (586kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (486kB)
ABSTRAK.pdf
Download (514kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (865kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (563kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (629kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (604kB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (469kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (587kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak usia sekolah. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai Stakeholder, seperti pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, pengelola dapur SPPG, pihak sekolah, dan masyarakat. Namun, pelaksanaan Program MBG di Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, menghadapi permasalahan berupa kasus dugaan keracunan makanan yang menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas hubungan kolaborasi antar Stakeholder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hubungan kolaborasi Multi-Stakeholder dalam pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Banyumas berdasarkan Teori Relationship Management dari John A. Ledingham, yang meliputi aspek kepercayaan, keterbukaan, keterlibatan, investasi, dan komitmen. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur dengan informan yang dipilih secara purposive, yaitu pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, pengelola Dapur SPPG Karanglewas Kidul, kepala sekolah, dan orang tua siswa penerima MBG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hubungan kolaborasi Multi-Stakeholder dalam Program MBG belum berjalan secara optimal, yang ditandai dengan menurunnya kepercayaan antar Stakeholder pasca dugaan kasus keracunan makanan, belum meratanya keterbukaan informasi, koordinasi yang belum efektif, serta keterlibatan Stakeholder yang belum sepenuhnya terintegrasi dalam proses komunikasi dan evaluasi program. Kepercayaan Stakeholder mengalami penurunan setelah munculnya kasus dugaan keracunan makanan. Selain itu, keterbukaan informasi, keterlibatan Stakeholder, serta koordinasi antar pihak masih menghadapi kendala dalam penyampaian informasi, sinkronisasi pelaksanaan program, dan proses evaluasi bersama. Meskipun seluruh Stakeholder memiliki komitmen yang sama terhadap keberhasilan program, pelaksanaan MBG masih memerlukan peningkatan komunikasi, transparansi, dan kerja sama agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Bunga Asriandhini, S.I.Kom., M.A., dan Lingga Angling Wulung, S.I.Kom., M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Kolaborasi Multi-Stakeholder, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Relationship Management. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 08:27 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 08:27 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3612 |
