Noegrohoeni, Carrina (2026) PRESENTASI DIRI MAHASISWA PELAKU LIVING TOGETHER DI PURWOKERTO. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (628kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (460kB)
ABSTRAK.pdf
Download (457kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (555kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (556kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (588kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (464kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (524kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (986kB)
Abstract
Fenomena living together atau kohabitasi di kalangan mahasiswa di Purwokerto merupakan persoalan sosial yang kian kompleks meskipun berlangsung secara terselubung. Kesenjangan antara norma agama, sosial, dan hukum yang menolak praktik tersebut dengan realitas perilaku mahasiswa di lapangan mendorong para pelaku kohabitasi mengelola identitas ganda dan melakukan kamuflase sosial untuk menghindari stigma serta konsekuensi sosial maupun hukum dari keluarga, lingkungan kampus, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan bentuk presentasi diri mahasiswa pelaku living together di Purwokerto, baik pada ruang publik (front stage) maupun ruang privat (back stage), dengan menggunakan perspektif teori Dramaturgi Erving Goffman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dihimpun melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, yakni mahasiswa pelaku living together, serta informan pendukung berupa warga sekitar kos, yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada front stage, mahasiswa secara konsisten membangun citra sebagai mahasiswa normal dan anak yang patuh melalui pengaturan gaya bicara, penampilan, serta pembatasan informasi tempat tinggal agar sesuai dengan ekspektasi sosial di sekitarnya. Sebaliknya, pada back stage mereka merasa lebih leluasa mengekspresikan diri dan hubungan tanpa tekanan normatif, meskipun ruang privat tersebut tidak sepenuhnya bebas dari beban psikologis berupa rasa bersalah dan kecemasan akan terbongkarnya status mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa pelaku living together melakukan manajemen identitas yang terstruktur sebagai strategi utama untuk melindungi diri dari konsekuensi sosial dan hukum, dengan pemisahan tegas antara kehidupan publik dan privat.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Pundra Rengga Andhita, S.Sos., M.I.Kom., dan Dr. Prita Suci Nurcandrani, S.Sos., M.Si., M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Presentasi Diri, Living Together, Front Stage, Back Stage, Dramaturgi, Mahasiswa, Purwokerto. |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:06 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:06 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3590 |
