Wardani, Annisa Rizka (2026) KONSTRUKSI KOMUNITAS PAKEONG DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI RITUAL PAKEONG DI DESA BOJONGSARI KABUPATEN BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (658kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (486kB)
ABSTRAK.pdf
Download (456kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (690kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (681kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (717kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (526kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (576kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (780kB)
Abstract
Ritual Pakeong menjadi salah satu warisan budaya lokal masyarakat Desa Bojongsari, Kabupaten Banyumas yang hingga saat ini masih dijalankan sebagai bentuk permohonan untuk menurunkan hujan. Keberadaan ritual ini masih belum banyak dikenal masyarakat luas karena minimnya informasi, dokumentasi, dan publikasi masih sangat terbatas. Kondisi seperti ini yang menjadi dasar penelitian ataupun urgensi dari penelitian untuk mengetahui bagaimana komunitas Pakeong mampu mempertahankan keberlangsungan ritual di tengah keberadaan ritualnya yang minimnya dokumentasi, publikasi, dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses konstruksi sosial komunitas Pakeong berdasarkan teori konstruksi sosial yang digagas oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang meliputi proses tahapan eksternalisasi, objektivikasi, dan internalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian didapatkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap ketua komunitas atau dukun maestro ritual, anggota komunitas, masyarakat Desa Bojongsari, dan peneliti budaya Banyumas yang pernah meneliti ritual Pakeong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlangsungan ritual Pakeong dipertahankan melalui proses eksternalisasi berupa awal mereka mengetahui keberadaan ritual Pakeong serta awal mula terbentuknya ritual ini. Objektivikasi yang menjadikan ritual sebagai kebiasaan yang diterima dan diyakini secara bersama. Sedangkan proses internalisasi melalui pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus secara turun temurun. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa alasan utama mereka mempertahankan tradisi ritual ini karena sebagai bentuk tanggung jawab dan rasa keinginan mereka untuk menjaga warisan budaya serta kebutuhan hujan ataupun air untuk keberlangsungan hidup masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlangsungan ritual Pakeong lebih dipengaruhi oleh keyakinan dari komunitas atau masyarakat pendukungnya dibandingkan dengan tingkat publikasi.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Adinna Islah Perwita, S.Tr.I.Kom., M.I.Kom., dan Lingga Angling Wulung, S.I.Kom. M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: konstruksi sosial, ritual pakeong, komunitas pakeong |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 09:43 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 09:43 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3576 |
