Prabowo, Nugroho Ardhi (2026) SELF DISCREPANCY DAN FEAR OF MISSING OUT DALAM KONSTRUKSI PENGGUNAAN PINJAMAN ONLINE GENERASI Z DI KABUPATEN BANYUMAS. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.
COVER.pdf
Download (996kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (422kB)
ABSTRAK.pdf
Download (559kB)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only
Download (698kB)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Download (769kB)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Download (627kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (543kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
Download (548kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Perkembangan layanan pinjaman online di era digital memberikan kemudahan akses finansial bagi Generasi Z, namun di sisi lain memunculkan dinamika psikologis yang berkaitan dengan fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Paparan media sosial dan gaya hidup digital mendorong terjadinya perbandingan sosial yang membentuk representasi diri mahasiswa, meliputi actual self, ideal self, dan ought self. Ketidaksesuaian antar representasi diri tersebut berpotensi memunculkan emosi negatif seperti kecemasan, ketidakpuasan, dan rasa tertinggal yang kemudian memengaruhi proses komunikasi intrapribadi sebelum pengambilan keputusan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perbandingan sosial membentuk representasi diri mahasiswa Generasi Z pengguna pinjaman online, serta bagaimana ketidaksesuaian representasi diri tersebut memunculkan emosi FoMO dalam proses komunikasi intrapribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap delapan mahasiswa Generasi Z di Kabupaten Banyumas yang pernah menggunakan pinjaman online dalam satu tahun terakhir. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Analisis data menggunakan Self-Discrepancy Theory dari E. Tory Higgins yang diperkuat dengan Model Proses Informasi Robert Gagne untuk menjelaskan tahapan kognitif dalam pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa actual self mahasiswa dipengaruhi oleh tekanan sosial dan paparan media digital, ideal self terbentuk berdasarkan standar sosial dan citra diri yang ingin dicapai, sedangkan ought self muncul melalui refleksi serta kesadaran akan tanggung jawab dan konsekuensi finansial. Ketidaksesuaian antara ketiga konsep diri tersebut memperkuat emosi FoMO dan berperan dalam membentuk keputusan penggunaan pinjaman online sebagai upaya mempertahankan eksistensi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi intrapribadi menjadi proses kunci dalam memediasi tekanan psikologis sebelum individu mengambil keputusan finansial.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Additional Information: | Dosen Pembimbing: Bunga Asriandhini, S.I.Kom., M.A., dan Adinna Islah Perwita, M.I.Kom. |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Fear of Missing Out, Generasi Z, Ketidaksesuaian Diri, Pinjaman Online, Komunikasi Intrapribadi. |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:47 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:47 |
| URI: | https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3359 |
