KOMUNIKASI ADVOKASI MASYARAKAT KAMPUNG LAUT DALAM MENGHADAPI KONFLIK AGRARIA DI CILACAP

Sholehati, Maulina Shofia (2026) KOMUNIKASI ADVOKASI MASYARAKAT KAMPUNG LAUT DALAM MENGHADAPI KONFLIK AGRARIA DI CILACAP. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (834kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (631kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (604kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (621kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (546kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (706kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (631kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (603kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Konflik agraria di Kampung Laut, Cilacap disebabkan klaim lahan oleh Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Nusakambangan terhadap tanah timbul hasil sedimentasi yang telah dikelola masyarakat secara turun-temurun. Konflik ini bukan semata sengketa lahan, melainkan persoalan struktural yang melibatkan ketimpangan akses antara masyarakat dengan institusi negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik komunikasi advokasi masyarakat Kampung Laut dalam menghadapi konflik agraria menggunakan teori Komunikasi Advokasi Lawrence Wallack. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini melibatkan empat informan yang dipilih secara purposive, yakni pemerintah desa, tokoh masyarakat, pendamping hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta, dan masyarakat terdampak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat memahami konflik sebagai persoalan kebijakan dan struktur kekuasaan, bukan kesalahan individual. Komunikasi advokasi dibangun melalui pendidikan hukum kritis, pengorganisasian warga dalam Barisan Petani dan Nelayan Kampung Laut (BATA LAUT), serta aliansi dengan organisasi masyarakat sipil. Strategi komunikasi dilakukan melalui jalur formal berupa aksi demonstrasi, audiensi ke lembaga pemerintah, dan pemanfaatan media massa, serta jalur informal seperti musyawarah warga dan penggunaan media sosial. Praktik komunikasi advokasi berfungsi membangun kesadaran publik, legitimasi sosial, dan tekanan terhadap pembuat kebijakan. Meskipun telah menghasilkan respons simbolik dari pemerintah, realisasi kebijakan konkret masih terhambat oleh struktur kekuasaan yang ada.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Rida Purnama Sari, S.Sn., M.M., M.I.Kom., dan Lingga Angling Wulung, S.I.Kom., M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: komunikasi advokasi, konflik agraria, Kampung Laut, ketimpangan akses, kebijakan publik
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 24 Apr 2026 03:42
Last Modified: 24 Apr 2026 03:42
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3340

Actions (login required)

View Item
View Item