PENGALAMAN REMAJA DALAM PROSES ADAPTASI DENGAN ORANG TUA SAMBUNG PASCA KEMATIAN ORANG TUA KANDUNG DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR

Asih, Anggita Apriliana (2026) PENGALAMAN REMAJA DALAM PROSES ADAPTASI DENGAN ORANG TUA SAMBUNG PASCA KEMATIAN ORANG TUA KANDUNG DI KECAMATAN PURWOKERTO TIMUR. Other thesis, Universitas Amikom Purwokerto.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (824kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (423kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Image
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (565kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Image
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (585kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Image
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (564kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Image
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (877kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Image
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (411kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Image
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (507kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (906kB)

Abstract

Kematian orang tua kandung merupakan peristiwa krisis yang membawa dampak signifikan terhadap kondisi emosional dan relasional remaja, khususnya ketika diikuti dengan terbentuknya keluarga sambung melalui pernikahan ulang orang tua yang masih hidup. Perubahan struktur keluarga tersebut menuntut remaja untuk melakukan proses adaptasi yang kompleks, baik secara emosional maupun dalam komunikasi interpersonal dengan orang tua sambung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman remaja dalam beradaptasi dan berkomunikasi dengan orang tua sambung pasca kematian orang tua kandung, serta mengkaji dinamika turbulensi relasional yang muncul dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Informan penelitian dipilih secara snowball dan merupakan remaja yang tinggal bersama orang tua sambung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase awal pembentukan keluarga sambung, remaja cenderung mengalami ketidakpastian peran dan ketidaknyamanan emosional yang ditandai dengan sikap menjaga jarak, penarikan diri, serta keterbatasan komunikasi dengan orang tua sambung. Turbulensi relasional dipicu oleh pengalaman kehilangan yang belum sepenuhnya terproses dan kualitas komunikasi interpersonal yang belum terbentuk secara optimal. Namun, seiring dengan hadirnya komunikasi yang terbuka, empatik, dan konsisten, sebagian remaja menunjukkan penurunan ketidakpastian relasional dan peningkatan penerimaan emosional. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa kualitas komunikasi interpersonal dan pemenuhan peran pengasuhan memiliki peran penting dalam mendukung proses adaptasi remaja dan membangun stabilitas hubungan dalam keluarga sambung.
Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: Dosen Pembimbing: Prita Suci Nurcandrani, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., dan Adinna Islah Perwita, M.I.Kom.
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: adaptasi remaja, keluarga sambung, komunikasi interpersonal, turbulensi relasional, fenomenologi IPA
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial > Ilmu Komunikasi
Depositing User: UPT Perpustakaan Pusat Universitas Amikom Purwokerto
Date Deposited: 22 Apr 2026 07:34
Last Modified: 22 Apr 2026 07:34
URI: https://eprints.amikompurwokerto.ac.id/id/eprint/3310

Actions (login required)

View Item
View Item